Lembaga Bela Banua Talino
  home | BERITA KAMPUNG
 
Rumah Panjae Sungai UtiK
Menjaga alam, demi generasi yang akan datang


Jika kita menyusuri sebelah utara Putussibau ibukota kabupaten Kapuas Hulu, saat ini kita masih bisa menemukan suasana keakraban orang Iban sambil berlesehan di ruangan panjang rumah betang pada sore harinya ketika mereka pulang dari umai

Selengkapnya


Mengelola Padang Ilalang Menjadi Pohon Karet


Kalau kita pernah melewati jalan darat atau pun pernah berjalan-jalan ke daerah Menukung, Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, terutama di daerah-daerah pedalaman – Menukung Darat dan Menukung Jalur Kiri Mudik. Kurang lebih 1 – 3 Km atau 1/2 jam jalan kaki saja keluar dari Menukung Kota menuju ke kampung-kampung yang ada dipedalaman, seperti ke Kampung Laman Mumbung atau ke Kampung Bunyau dan kampung-kampung lainnya, kita akan dihadapkan pada luasnya hamparan padang ilalang.

Selengkapnya


Penyerahan Sertifikat Ekolabel
kepada Masyarakat Iban Kampung Sungai Utik

Di Rumah Panjang Kampung Sungai Utik telah dilakukan penyerahan Sertifikat Ekolabel oleh Menteri Kehutatanan Republik Indonesia yaitu Bapak M.S. Kaban, yang dihadiri dan didukung oleh berbagai pihak termasuk Departemen Kehutanan dan Pemerintah Daerah setempat.

Selengkapnya



Perempuan Adat Dusun Gurung Permai Kecamatan Serawai Mengusir
Tim Survey Pertambangan Batu Bara beserta Muspika Serawai

Kejadian ini bermula pada hari Sabut tanggal 18 Oktober 2008, ketika tim survey dari PT. Heravika Kalsindo datang ke Dusun Gurung Permai, Desa Gurung Sengiang Kecamatan Serawai Kabupaten Sintang. Perusahaan ini sendiri bergerak di bidang pertambangan. Areal utama perusahaan ini terletak di bukit kerapas, bukit alat dan bukit bunyau. Kedatangan tim survey pertambangan batu bara berbekal surat tugas yang dikeluarkan oleh Bupati Sintang. Inti dari surat tugas tersebut adalah memberikan ijin kepada tim survey batu bara untuk melakukan penyidikan atas potensi batu bara yang ada di wilayah masyarakat adat Desa Sengiang.

Selengkapnya


Prosesi Upacara Adat Bahajat Ngeniat Ketemenggungan Siyai
di Balai Keramat Batu Betanam

Bagi Masyarakat Adat Ketemenggungan Siyai, wilayah adat merupakan seluruh kawasan dimana adat itu hidup dan dipraktekkan serta memiliki otoritas atas wilayah itu. Di wilayah adat juga terdapat balai-balai keramat yang biasa digunakan masyarakat adat untuk melaksanakan upacara adat/ritual keagamaan. Salah satu Balai Keramat yang hingga sekarang dijunjung tinggi dan dihormati oleh Masyarakat adat Ketemenggungan Siyai adalah Balai Keramat Batu Betanam.

Selengkapnya

© Lembaga Bela Banua Talino